Habib Rizieq 'Menghilang' dan Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Penjelasan DPP FPI

- 21 November 2020, 08:20 WIB
Habib Rizieq Shihab.
Habib Rizieq Shihab. //Instagram // laskar FPI

SEPUTAR LAMPUNG - Habib Rizieq Shihab (HRS) masih menjadi pembicaraan publik.

Usai kedatangannya yang disambut banyak massa, hingga acara pernikahan putrinya dan Maulid Nabi Muhammad SAW, pembahasan mengenai HRS kini semakin santer dikaitkan dengan Covid-19.

Sejumlah orang yang menghadiri acaranya dinyatakan positif Covid-19. HRS yang kini seperti 'menghilang' pun dikabarkan juga mengalami hal yang sama.

Sebagaimana diketahui, Habib Rizieq Shihab tak kunjung muncul di hadapan publik pasca acara pernikahan putrinya sekaligus perayaan maulid Nabi di Petamburan telah menimbulkan banyak pertanyaan publik.

Baca Juga: 10 Nasihat Gus Dur Ini Bisa Jadi Kutipan di Hari Guru Nasional

Keadaan dan keberadaan Habib Rizieq Shihab banyak ditanyakan masyarakat, hingga beredar isu liar di media sosial bahwa Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab positif Covid-19.

Sontak hal tersebut membuat publik terkejut, apalagi setelah mendengar bahwa Lurah Petamburan dinyatakan positif Covid-19 setelah menyambangi lokasi acara Habib Rizieq.

Hal itu ditanggapi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI), bahwa kondisi Imam Besar Habib Rizieq Shihab saat ini dalam surat pernyataan pers DPP FPI yang disebarkan di akun Twitter @DPPFPI_ID.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Mantrasukabumi.com dengan judul "Habib Rizieq Shihab Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Kata DPP FPI".

Melalui akun twitter resminya DPP FPI menyampaikan keterangan secara tertulis tersebut karena terkait dengan isu liar yang membicarakan tidak munculnya Habib Rizieq Shihab di ruang publik pasca acara Maulid Nabi di Petamburan.

Perlu diketahui bahwa acara peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Pernikahan putri Habib Rizieq pada 14 November 2020 menyebabkan penumpukan masa di Petamburan.

"Bahwa IB HRS saat ini memilih untuk istirahat, jeda sejenak, karena selain cukup lelah akibat melalui perjalanan panjang dan langsung beraktivitas dengan tingkat kepadatan tinggi serta setelah melihat antusiasme umat sejak tanggal 10 November saat kedatangan hingga 14 November pada acara Maulud Nabi SAW di Petamburan, umat begitu antusias pada setiap kegiatan yang dihadiri IB HRS yang berdampak pada penumpukan masa," tulisan dalam surat pernyataan pers, dikutip dari cuitan akun twitter @DPPFPI_ID pada Jumat, 21 November 2020.

Baca Juga: KBM Tatap Muka Diperbolehkan Tapi Tidak Diwajibkan, Orang Tua Boleh Larang Anaknya ke Sekolah

DPP FPI menyampaikan bahwa sebagai wujud komitmen Habib Rizieq Shihab dalam mengajak umat untuk menciptakan pola hidup sehat, Habib Rizieq memilih untuk tidak melakukan kegiatan yang berdampak pada penumpukan masa.

Habib Rizieq pun menyampaikan maaf kepada segenap elemen masyarakat yang telah mengajukan undangan kepadanya untuk menghadiri acaranya, karena Dia belum bisa memenuhi undangan tersebut.

"Kepada segenap elemen masyarakat di seluruh Indonesia yang telah mengajukan undangan kepada IB HRS untuk menghadiri acaranya, maka kami sampaikan mohon maaf yang sebesarnya, karena IB HRS saat ini belum dapat memenuhi undangan tersebut, hingga nanti IB HRS memutuskan dapat beraktivitas secara normal kembali," ujar surat pernyataan pers DPP FPI.***(Sofar Syaoqi H/Mantra Sukabumi)

Editor: Ririn Handayani

Sumber: Mantra Sukabumi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x