Viral Peti Jenazah dari Luar Negeri Kena Pajak, Bea Cukai Klarifikasi Sebut Fasilitas Rush Handling, Apa Itu?

- 13 Mei 2024, 15:05 WIB
Klarifikasi Bea Cukai soal cuitan netizen mengenai peti jenazah yang dikenai pajak.
Klarifikasi Bea Cukai soal cuitan netizen mengenai peti jenazah yang dikenai pajak. /beacukai.go.id

SEPUTARLAMPUNG.COM – Baru-baru ini media sosial X (Twitter) dihebohkan dengan cuitan seorang netizen mengenai peti jenazah yang dikenakan pajak dari Bea Cukai.

Dalam cuitan yang diunggah pada 11 Mei 2024, seorang pengguna X menceritakan bahwa temannya harus membayar bea cukai sebesar 30 persen dari harga peti jenazah ayahnya yang meninggal di Penang, Malaysia.

Cuitan tersebut lantas viral di media sosial X dan mendapat beragam respon dari netizen yang kembali menyoroti Bea Cukai RI.

Bahkan topik ini menjadi trending di pencarian Google Indonesia dengan kata kunci ‘Bea Cukai peti jenazah’ yang telah menembus lebih dari 5 ribu penelusuran pada 13 Mei 2024.

Baca Juga: 13 Mei Peringati Apa? Ada 3 Momen Global yang Dirayakan Hari Ini, Salah Satunya ‘Fair Trade Day’

Lantas, bagaimana kariifikasi dari Bea Cukai terkait cuitan mengenai pajak peti jenazah tersebut? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Atas kehebohan yang ditimbulkan, Pihak Pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan lantas merespon cuitan tersebut melalui akun X @beacukaiRI.

Bea Cukai menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelusurannya terkait pengiriman peti jenazah dan jenazah dari Penang, Malaysia, tidak ada yang dipungut/ditagih bea masuk maupun pajak impor.

Sehingga, cuitan netizen mengenai importasi peti jenazah yang dipungut masuk sebesar 30 persen dipastikan tidak benar.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah